Rekaman Webinar: Fail Safe or Fail Lucky
Tanggal & Waktu
Tidak ada tanggal mendatang yang dijadwalkan
Lokasi
LinkedIn Live
Penyelenggara
Drops Asia Chapter
Masalah Benda Jatuh yang Terus Berulang
Meskipun telah mencapai kemajuan yang besar, industri pengeboran masih melaporkan benda jatuh sebagai salah satu penyebab utama insiden potensial. Persoalan yang terus berlanjut ini mendorong lahirnya berbagai upaya pencegahan. Upaya tersebut mencakup pemeriksaan berkala dan metode pengamanan yang andal. Namun, ketika upaya pencegahan tersebut tidak berhasil, industri beralih ke upaya mitigasi. Upaya inilah yang menjaga keselamatan personel ketika insiden benda jatuh terjadi.
Tema Utama: Gagal dengan Aman atau Gagal karena Keberuntungan
Sebuah pertanyaan penting muncul ketika insiden semacam itu terjadi. Apakah kita sudah mengantisipasi kemungkinan tersebut dan menyiapkan langkah-langkah untuk mencegah cedera? Atau kita hanya terhindar dari bencana secara kebetulan? Perbedaan antara “gagal dengan aman” dan “gagal karena keberuntungan” inilah yang menjadi tema utama diskusi panel industri yang diselenggarakan pada 23 Juni 2022.
Diskusi Panel: Fail Safe or Fail Lucky
Webinar bertajuk “Fail Safe or Fail Lucky” ini mempertemukan para pakar industri. Panelisnya adalah Shi Beng Hooi dari Shell Malaysia, David Jamieson dari Bowtie Master, William Lai dari Baker Hughes, dan Joachim van der Meulen dari DROPS Asia. Axess Group, Dropsafe, Stopdrop Tooling, GreenPin, dan Shell Malaysia menjadi sponsor diskusi ini. Semua organisasi tersebut merupakan pemain kunci di industri yang berkomitmen meningkatkan standar keselamatan.
Pendekatan Holistik Shell Malaysia
Mewakili Shell Malaysia, Shi Beng Hooi memaparkan pendekatan holistik perusahaan dalam mencegah benda jatuh. Ia menjelaskan bahwa Shell menanamkan investasi besar pada program pelatihan dan penyadaran. Program tersebut memastikan tenaga kerjanya memahami risiko dan mengetahui cara menguranginya. Perusahaan juga menerapkan prosedur dan standar yang kuat. Inspeksi dan audit rutin memastikan kepatuhan.
Model Manajemen Risiko dari Bowtie Master
David Jamieson, yang mewakili Bowtie Master, berbagi wawasan tentang penerapan model manajemen risiko bowtie dalam mencegah benda jatuh. Bowtie Master mengkhususkan diri pada solusi dan pelatihan manajemen risiko. David menekankan pentingnya memahami dan mengelola upaya pencegahan maupun upaya mitigasi di dalam model bowtie tersebut. Pemahaman ini membantu mengelola risiko benda jatuh secara efektif.
Pendekatan Menyeluruh Baker Hughes
William Lai dari Baker Hughes membahas pendekatan menyeluruh perusahaan dalam mencegah benda jatuh. Baker Hughes berfokus pada kendali perancangan dan rekayasa untuk menghilangkan atau mengurangi risiko benda jatuh. Perusahaan ini juga berinvestasi dalam pelatihan dan pengembangan kompetensi. Investasi tersebut memastikan tenaga kerjanya memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk bekerja dengan aman.
Penekanan DROPS Asia pada Budaya K3
Joachim van der Meulen dari DROPS Asia memandu jalannya diskusi. Ia menekankan pentingnya membangun budaya K3 yang menempatkan keselamatan sebagai nilai inti. Dalam budaya seperti itu, setiap orang merasa berdaya untuk bersuara dan mengambil tindakan guna mencegah benda jatuh.
Kesimpulan: Perlunya Pembelajaran, Kolaborasi, dan Inovasi yang Berkelanjutan
Sebagai kesimpulan, webinar “Fail Safe or Fail Lucky” memberikan wawasan berharga mengenai tantangan dan strategi dalam mencegah benda jatuh di industri pengeboran. Para panelis sepakat bahwa meskipun solusi teknis sangat penting, membangun budaya K3 dan rasa tanggung jawab pribadi sama pentingnya. Diskusi ini menegaskan perlunya pembelajaran, kolaborasi, dan inovasi yang berkelanjutan dalam upaya industri untuk terus meningkatkan keselamatan dan mencegah insiden benda jatuh.
Presentasi dimulai pada 4m03s
Sponsor
Webinar Fail Safe or Fail Lucky ini disponsori dengan penuh kebaikan oleh Axess Group, Dropsafe, Stopdrop Tooling, GreenPin dan Shell Malaysia.
Setelah webinar, para peserta bergabung dalam DROPS Metaverse untuk resepsi networking virtual. Untuk mencobanya sendiri, unduh aplikasinya bagi Meta Quest (Virtual Reality), Windows atau Mac di sini.

